INOVASI ROBOTIKA :: Robot Deteksi Korban Bencana

Tim Riset Robotika, Otomasi, dan Kontrol Universitas Syiah Kuala (Robokon Unsyiah) menciptakan robot pendeteksi korban bencana. Saat ini tim sedang menyempurnakan inovasi tersebut dengan menambah sejumlah sensor. Hal itu dikatakan Ketua Tim Robokon Unsyiah, Aulia Rahman ST MSc, Sabtu (28/1).

Menurut Aulia Rahman, riset tersebut dilakukan tim dari Jurusan Teknik Elektro dan Komputer Fakultas Teknik Unsyiah. Robotberbentuk mobil 4 WD dikendalikan dengan remote control atau perangkat lainnya via bluetooth yang dilengkapi sensor ultrasonic, inframerah (Passive Infra Red), dan kompas.

“Robot dengan Passive Infra Red ini mampu mendeteksi suhu tubuh korban yang masih hidup. Sehingga proses evakuasi bisa lebih cepat,” kata Aulia dosen Fakultas Teknik Unsyiah. Dikatakan, saat korban yang masih hidup terdeteksi, modul pada robot langsung mengirim data ke operator terkait posisi korban dan jaraknya.

Unsyiah Ciptakan Robot Deteksi Korban Bencana

ada bagian lain, Aulia Rahman menambahkan, bahwa pihaknya masih mengembangkan robot tersebut dengan menguji coba fitur kamera dan mikrofon. Sehingga ke depan, robot bisa mendeteksi korban secara audio-visual. “Kami terus mengembangkan riset ini, hingga robot tersebut bisa berjalan otomatis atau istilahnya jadi robot otonom,” jelasnya.

Aulia berharap ke depan robot tersebut dapat diterjunkan ke lokasi bencana. Dirinya yakin tim penolong akan lebih efektif dalam menemukan korban bencana, dengan bantuan robot tersebut. “Saat ini penggunaan robot masih dalam riset lab. Semoga ke depan dapat ikut dalam evakuasi korban bencana,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Laboratorium Sistem Kendali Unsyiah, Alfatirta Mufti ST MSc mengatakan, penelitian ini salah satu kegiatan yang didanai dari Hibah Laboratorium Unsyiah tahun 2016. “Hasil penelitian ini nantinya dapat dimanfaatkan bagi masyarakat dan stakeholder lainnya,” ucapnya.

Please follow and like us:
10

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *